Pernah nggak kepikiran, kenapa Laravel terasa nyaman dipakai di banyak project? Salah satu alasannya adalah kemudahan dalam menangani validasi data. Tapi, kalau project makin kompleks, validasi yang tersebar di controller bisa jadi bikin pusing. Nah, di situlah Form Request kustom berperan penting. Dulu, waktu masih baru belajar Laravel, validasi data selalu saya taruh di controller. Akibatnya, controller jadi tebel dan susah dibaca. Lama-lama, ngoding jadi nggak efisien. Form Request kustom itu kayak punya 'polisi' khusus yang bertugas memeriksa data sebelum masuk ke controller. Dia memastikan data yang masuk sesuai dengan aturan yang kita tentukan. Jadi, controller bisa fokus ke logika bisnis, validasi biar ditangani sama Form Request. Ini bener-bener ngubah cara saya ngerjain project Laravel. Tips & Best Practices Memulai dengan Pola yang Jelas: Di banyak project, biasanya saya mulai dengan mendefinisikan aturan validasi yang jelas sebelum membuat Form Request. In...
Pernah nggak kepikiran, kenapa Laravel terasa nyaman dipakai di banyak project? Salah satu alasannya adalah kemudahan dalam menangani input dari user. Tapi, kalau kita nggak hati-hati, input yang masuk bisa jadi mimpi buruk. Dulu, waktu masih baru belajar Laravel, sering banget kebingungan kalau ada data yang nggak sesuai harapan. Akhirnya, project jadi berantakan karena data yang kotor. Nah, validasi request itu penting banget. Ini bukan cuma soal keamanan, tapi juga soal kebersihan data dan kemudahan pengembangan. Bayangin, kalau setiap kali ada perubahan di form, kita harus ngecek satu-satu apakah data yang masuk valid atau nggak. Ribet banget, kan? Dengan validasi yang tepat, kita bisa otomatis ngecek data sebelum diproses lebih lanjut. Tips & Best Practices Validasi Request Di banyak project, biasanya saya mulai dengan mendefinisikan rules validasi di controller. Ini biar kode validasi dekat dengan logika bisnis. Tapi, kalau rulesnya kompleks dan dipakai di banyak contro...