Pendahuluan Bayangin lagi ngerjain fitur sederhana, tapi tiba-tiba user nemu halaman putih polos dengan tulisan 'Whoops' atau malah pesan error teknis yang nggak estetik sama sekali. Jujur, ini musuh utama kita sebagai developer karena bikin user merasa aplikasi kita nggak niat atau bahkan nggak aman. Di Laravel, nanganin error page itu sebenarnya lebih dari sekadar ganti tampilan, ini soal ngasih feedback yang sopan ke user supaya mereka nggak langsung tutup tab. Tips & Best Practices Di banyak project, biasanya saya mulai dari bikin satu base template error yang konsisten dengan desain UI aplikasi supaya user nggak merasa 'dibuang' ke dunia lain saat error terjadi. Saat nentuin strategi logging, saya selalu pastiin kalau error 500 wajib masuk ke log atau external tracker kayak Sentry, sedangkan 404 cukup kita pantau frekuensinya buat lihat apakah ada broken link yang harus diperbaiki. Pernah saya kejadian user bingung pas kena 404 karena nggak ada navigasi balik, ...
Celoteh Seputar Android, Teknologi Informasi, dan keamanan Siber