Pendahuluan Pernah nggak kepikiran, kenapa Laravel terasa lemot banget pas trafik aplikasi mulai naik drastis di jam sibuk? Awalnya saya pikir masalahnya cuma di query database yang kurang index, tapi ternyata masalahnya ada di beban baca-tulis yang berulang-ulang ke disk. Redis akhirnya jadi penyelamat saya, karena fungsinya bukan cuma buat nyimpen session, tapi jadi "otak" kedua aplikasi biar nggak perlu bolak-balik nanya ke MySQL yang sudah kepayahan. Tips & Best Practices Di banyak project, biasanya saya mulai dari memisahkan koneksi Redis antara cache dan queue agar prosesnya nggak saling tabrakan saat trafik lagi tinggi. Selanjutnya, jangan pernah lupa pakai prefix yang jelas supaya data di Redis nggak berantakan kalau satu server dipakai untuk banyak environment atau beberapa aplikasi sekaligus. Terakhir, selalu manfaatkan fitur TTL (Time-to-Live) saat menyimpan cache, karena membiarkan cache menumpuk tanpa batas cuma bakal bikin RAM server kita penuh sia-sia. Co...
Celoteh Seputar Android, Teknologi Informasi, dan keamanan Siber