Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Performance

Eloquent vs Query Builder Laravel: Kapan Saatnya Pakai yang Mana?

Pendahuluan Bayangin lagi ngerjain fitur sederhana, tapi tiba-tiba database mulai melambat gara-gara query yang nggak efisien, terus kita dilema antara pakai Eloquent yang nyaman atau Query Builder yang ngebut. Jujur, saya dulu sering banget asal pilih pakai Eloquent karena sintaksnya cantik, sampai akhirnya ketemu project dengan ribuan record yang bikin performa aplikasi langsung drop drastis. Eloquent itu memang penyelamat hidup buat developer, tapi dia punya 'biaya' di balik kemudahan mapping object-nya. Tips & Best Practices Di banyak project, biasanya saya mulai dari Eloquent untuk fitur standar agar kode tetap bersih dan mudah dibaca tim lain. Kalau performa mulai jadi isu di dashboard atau reporting, saya langsung beralih ke Query Builder untuk memangkas overhead object. Satu lagi, selalu gunakan eager loading (with) saat memanggil relasi di loop, karena n-plus-one query itu musuh utama yang sering nggak disadari sampai production. Contoh Kode Kalau cuma mau ambil da...

Queue di Laravel: Biar Aplikasi Nggak Ngos-ngosan

Pernah nggak kepikiran, kenapa Laravel terasa nyaman dipakai di banyak project? Salah satu alasannya adalah kemampuannya menangani tugas-tugas berat di belakang layar, tanpa bikin aplikasi utama jadi lemot. Nah, salah satu fitur penting yang mendukung hal itu adalah queue . Dulu, waktu masih baru belajar Laravel, sering banget nemuin project yang strukturnya udah lumayan kompleks, tapi performanya masih kurang optimal. Setelah coba-coba, akhirnya sadar kalau banyak tugas yang sebenarnya bisa didelegasikan ke queue . Bayangin lagi ngerjain fitur email notification . Kalau langsung dikirim dari controller, aplikasi bisa jadi nunggu lama sampai semua email terkirim, apalagi kalau jumlahnya banyak. Akibatnya, user harus nunggu loading yang bikin frustrasi. Nah, dengan queue , kita bisa nyuruh proses pengiriman email itu dijalankan di background, sehingga aplikasi bisa langsung merespon user tanpa nunggu email selesai dikirim. Tips & Best Practices Di banyak project, biasanya saya...

Optimalkan View Laravel: Trik Blade yang Jarang Disadari

Pernah nggak kepikiran, kenapa beberapa view di Laravel terasa lambat padahal datanya nggak terlalu banyak? Dulu, waktu baru mulai serius ngerjain project e-commerce, saya sering kebingungan. User nunggu loading lama, padahal cuma mau liat daftar produk. Ternyata, banyak hal kecil di Blade yang bisa bikin performa view jadi nggak optimal. Artikel ini bukan cuma tentang trik-triknya, tapi juga pengalaman saya nyari tahu dan gimana cara menghindari jebakan yang sama. Biasanya, masalah performa view muncul di tahap-tahap akhir project, pas udah banyak fitur dan data yang harus ditampilkan. Di situlah kita mulai ngerasa, 'Kok ini lama banget ya?'. Nah, daripada panik, mending kita cek dulu beberapa hal di Blade. Ini beberapa tips yang sering saya pakai, dan lumayan ngebantu di banyak project. **Tips & Best Practices** * **Manfaatkan `@isset` dan `@empty` dengan Bijak:** Ingat waktu ngerjain fitur profil user? Awalnya, saya selalu pakai `{{ $user->address ?? '-'...