Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Route Closure

Controller vs Route Closure Laravel: Pilih Mana Buat Pemula?

Pernah nggak kepikiran, kenapa Laravel terasa nyaman dipakai di banyak project? Salah satu alasannya adalah fleksibilitasnya, termasuk dalam menangani request. Nah, seringkali kita dihadapkan pada pilihan: pakai controller atau route closure? Keduanya punya kelebihan dan kekurangan, dan buat pemula, milihnya bisa bikin bingung. Dulu, waktu baru mulai belajar Laravel, saya selalu bingung. Route closure itu ringkas, cepat ditulis, tapi lama-lama kok rasanya kurang terstruktur ya? Terus, kalau projectnya makin besar, ngurusin logika di route closure jadi kayak mimpi buruk. Setiap kali ada perubahan, harus ngulik-ngulik kode yang berceceran di sana-sini. Akhirnya, saya mulai beralih ke controller, dan ternyata banyak manfaatnya. Tips & Best Practices Pertama, mulai dengan controller kalau logikanya kompleks. Di project e-commerce yang pernah saya kerjain, fitur keranjang belanja itu lumayan rumit. Bayangin aja, harus ngitung total harga, nambah-kurangin item, ngecek ketersediaan...