Pendahuluan Bayangin lagi ngerjain fitur dashboard analitik yang butuh ribuan data untuk testing performa, tapi kalau input manual satu-satu ya bakal makan waktu seharian. Saya sering ketemu situasi di mana tim QA protes karena data testing di environment development terlalu sedikit, sehingga bug-bug performa query sering lolos. Di sinilah Faker jadi penyelamat utama kita di Laravel supaya nggak perlu pusing mikirin data dummy yang realistis. Tips & Best Practices Di banyak project, biasanya saya mulai dari memisahkan logic seeder ke dalam class factory yang spesifik agar tidak memenuhi file DatabaseSeeder utama yang bikin pusing mata. Saat ngerjain database yang relasinya kompleks, saya selalu membiasakan diri pakai method has() atau for() daripada bikin loop manual di dalam seeder karena performanya jauh lebih efisien. Kalau datanya sudah mencapai puluhan ribu, saya lebih memilih penggunaan chunk() atau memecah proses insert menjadi beberapa batch agar PHP tidak kena limit mem...
Celoteh Seputar Android, Teknologi Informasi, dan keamanan Siber